Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Senator Dedi Iskandar Sebut Pendidikan Gratis sebagai Amanat Konstitusi, Ini Alasannya

Senator Dedi Iskandar Sebut Pendidikan Gratis sebagai Amanat Konstitusi, Ini Alasannya

  • calendar_month Jumat, 6 Nov 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Lens IDN, Jakarta– Ketua Kelompok DPD RI di MPR RI, Dr. Dedi Iskandar Batubara, menyatakan bahwa gagasan pendidikan gratis merupakan ide yang sangat mulia karena sejalan dengan cita-cita bangsa Indonesia untuk mencerdaskan kehidupan masyarakat.

Menurut Senator asal Sumatera Utara tersebut, pendidikan gratis juga merupakan bentuk pelaksanaan amanat konstitusi, khususnya Pasal 31 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menjamin hak setiap warga negara untuk memperoleh pendidikan.

Pernyataan itu disampaikan Dedi Iskandar setelah mengikuti diskusi publik bertema “Pendidikan Gratis dan Hak Konstitusional Warga Negara dalam Perspektif UUD 1945 NRI Tahun 1945” di Hotel Santika Bintaro, Selasa (4/11/2026).

“Ide pendidikan gratis ini sangat mulia. Gagasan tersebut juga sekaligus menjadi implementasi UUD 1945 Pasal 31,” ujar Dedi.

Ia menjelaskan bahwa Pasal 31 Ayat (1) UUD 1945 menegaskan setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. Sementara itu, Ayat (2) menyebutkan bahwa setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya.

Meski demikian, Dedi menilai pelaksanaan amanat konstitusi tersebut masih menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya adalah keterbatasan pembiayaan operasional pendidikan yang menyebabkan masyarakat masih menanggung berbagai pengeluaran untuk memperoleh layanan pendidikan.

Menurutnya, alokasi anggaran pendidikan sebesar 20 persen dalam APBN belum secara otomatis menyelesaikan seluruh persoalan akses dan pemerataan pendidikan di Indonesia.

Ia menilai pemerintah perlu memastikan penggunaan anggaran pendidikan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama kelompok ekonomi menengah ke bawah dan warga yang tinggal di wilayah dengan fasilitas pendidikan terbatas.

“Persoalan saat ini terkait regulasi yang cenderung belum memberikan ruang yang cukup untuk pendidikan kita, baik keadilan dalam akses antara masyarakat Jawa dan luar Jawa maupun keadilan kesempatan mendapatkan pendidikan di sekolah yang terbaik,” katanya.

Dedi juga menyoroti ketimpangan infrastruktur pendidikan antara wilayah Jawa dan luar Jawa. Menurutnya, pemerataan fasilitas sekolah harus menjadi perhatian utama sebelum pemerintah menerapkan kebijakan pendidikan gratis secara menyeluruh.

Selain pembangunan gedung sekolah, pemerataan tenaga pendidik juga menjadi persoalan yang perlu diselesaikan. Distribusi guru dengan kompetensi dan kapasitas yang setara dinilai penting agar peserta didik di berbagai daerah memperoleh kualitas pembelajaran yang tidak jauh berbeda.

Ia berharap pemerintah segera melakukan pembenahan terhadap sarana dan prasarana pendidikan, termasuk memperkuat regulasi sebagai landasan pelaksanaan kebijakan nasional.

Dedi turut mengingatkan bahwa persoalan pendidikan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan anggaran, tetapi juga menyangkut tata kelola. Ia menyinggung masih adanya praktik korupsi oleh oknum birokrasi yang dapat menghambat pembangunan fasilitas pendidikan.

“Implementasi regulasi juga tidak maksimal. Misalnya pembangunan fasilitas pendidikan karena masih ada praktik korupsi oleh oknum birokrasi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Dedi menilai gagasan pendidikan gratis yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto pada 18 September 2026 perlu ditindaklanjuti melalui perencanaan kebijakan yang matang.

Pemerintah sebelumnya juga menggelar rapat terbatas pada 23 September 2026 dan membentuk tim khusus untuk mengkaji skema serta kebutuhan anggaran pendidikan tinggi gratis.

Menurut Dedi, upaya tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen negara dalam menjamin hak pendidikan seluruh masyarakat.

Namun, kebijakan pendidikan gratis harus dibarengi dengan pemerataan infrastruktur, peningkatan kualitas tenaga pendidik, pembenahan regulasi, serta pengawasan penggunaan anggaran.

Dengan demikian, pendidikan gratis tidak hanya menjadi program pembebasan biaya, tetapi juga menjadi langkah untuk menghadirkan keadilan dan kesempatan belajar yang setara bagi seluruh warga negara.

  • Penulis: Azkatia

Rekomendasi Untuk Anda

  • 17919462336aceedf98b5fc_WhatsApp_Image_2026_10_14_at_09_41_26

    Indonesia Dorong Kerja Sama Ekonomi dengan Afrika Berbasis Kemitraan Saling Menguntungkan

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta— Indonesia terus mendorong penguatan kerja sama ekonomi dengan negara-negara Afrika melalui kemitraan yang berorientasi pada manfaat bersama. Upaya tersebut menjadi bagian dari diplomasi Indonesia untuk mendukung pembangunan berkelanjutan sekaligus memperluas ruang kolaborasi antarnegara berkembang. Komitmen tersebut kembali ditegaskan dalam pembahasan pembangunan Afrika pada Sidang Pleno ke-18 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sesi […]

  • 1786330261983WhatsAppImage2026-07-31at19.30.40

    Mendagri Tito Karnavian Dorong Integrasi E-Government untuk Percepat Penyaluran Bansos Tepat Sasaran di Biak Numfor

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Papua — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendorong percepatan integrasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) atau e-government di Kabupaten Biak Numfor, Papua. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat akurasi data sekaligus memastikan bantuan sosial (bansos) disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar berhak. Dorongan tersebut disampaikan Tito Karnavian saat memberikan pengarahan kepada Pemerintah […]

  • ‎Komisi 1 DPRD Kota Sukabumi Dorong Efisiensi Anggaran dan Transparansi SKPD Tahun 2026

    ‎Komisi 1 DPRD Kota Sukabumi Dorong Efisiensi Anggaran dan Transparansi SKPD Tahun 2026

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Kota Sukabumi – Komisi 1 DPRD Kota Sukabumi telah melakukan rangkaian kunjungan kerja ke berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang berada di bawah lingkup koordinasinya. Tujuan utama kunjungan ini adalah untuk menelaah program kerja tahun anggaran 2026, beserta potensi efisiensi anggaran yang dapat dicapai melalui evaluasi program. ‎Dalam kunjungan tersebut, Komisi 1 […]

  • DPD IPHI 1987 DIY

    DPD IPHI 1987 DIY Gelar Penyuluhan Hukum di SDN Depok 2

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Yogyakarta – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Penasehat Hukum Indonesia (DPD IPHI 1987) Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman dan ramah anak melalui kegiatan penyuluhan hukum bertema “Pencegahan Tindak Kekerasan dan Bullying” yang diselenggarakan di SDN Depok 2. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu 29 Juli 2025, di SDN […]

  • CTO Digital Edu Indonesia

    CTO Digital Edu Indonesia Resmi Nikahi Tenaga Medis Banyuwangi, Kisah Cinta Berawal dari Aplikasi Bumble

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Banyuwangi – Cinta yang tumbuh di era digital kini berujung manis di pelaminan. Aditya Roman Asyhari, Chief Technology Officer (CTO) PT Digital Edu Indonesia, resmi mempersunting Faridatul Khasanah, tenaga medis Rumah Sakit Graha Medika Banyuwangi, dalam prosesi pernikahan yang hangat dan penuh makna. Menariknya, kisah cinta pasangan ini tidak berawal dari kampus atau […]

  • KAMMI Jakarta Pusat Nyatakan Dukungan Total PP KAMMI Kepemimpinan Amri Akbar

    KAMMI Jakarta Pusat Nyatakan Dukungan Total PP KAMMI Kepemimpinan Amri Akbar

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Azkatia
    • 0Komentar

    Lens IDN, Jakarta – Pengurus Daerah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Jakarta Pusat menyambut dengan penuh rasa syukur dan kegembiraan atas ditunjuknya saudara M. Amri Akbar sebagai Penanggung Jawab Ketua Umum KAMMI Pengurus Pusat. Momen ini dianggap sebagai langkah penting bagi arah gerakan KAMMI ke depan, terutama dalam upaya melakukan pembaruan dan penguatan kepemimpinan […]

expand_less